Mantan gelandang Chelsea, Ulises Davila, telah mengakui keterlibatannya dalam skandal pengaturan kartu kuning senilai £100.000 saat bermain di A-League Australia.
Pemain berusia 34 tahun itu bermain untuk Chelsea selama lima tahun, tetapi tidak pernah bermain untuk tim Liga Primer tersebut selama masa baktinya.
Davila kini mengaku bersalah atas skema yang memungkinkan rekan satu timnya menerima kartu kuning secara sengaja, yang mengakibatkan kerugian hampir £100.000 dalam bentuk taruhan ilegal.
Menurut catatan pengadilan, Davila meminta rekan satu timnya di Macarthur FC, Clayton Lewis dan Kearyn Baccus, untuk sengaja mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan tertentu.
Peristiwa paling menonjol terjadi pada pertandingan melawan Sydney FC pada 9 Desember 2023, di mana ketiga pemain tersebut menerima peringatan resmi.